KKalkulatorin

Kalkulator Ligation

Kalkulator Ligation: hitung cepat dan akurat dengan penjelasan caranya.

DNA Vektor

DNA Sisipan

Pengaturan Reaksi Ligation

Jumlah Sisipan yang Direkomendasikan
8.3 ng
0.33 μL dari stok sisipan
Jumlah Vektor
50 ng
Menggunakan 1 μL dari stok vektor
Rasio Sisipan:Vektor
3:1 (molar)
Optimal untuk kloning standar

Pengaturan Reaksi Lengkap

Komponen Volume (μL) Jumlah Akhir
DNA Vektor (50 ng/μL) 1.0 50 ng
DNA Sisipan (25 ng/μL) 0.33 8.3 ng
10× T4 DNA Ligase Buffer 2.0
T4 DNA Ligase 1.0 400 U
Air Nuclease-free 15.67 Hingga 20 μL
Total Volume 20.0

Tips Optimasi

Berdasarkan parameter input Anda, berikut adalah beberapa rekomendasi:

Tentang Ligation DNA

  • Ligasi ujung lengket lebih efisien dibandingkan ligasi ujung tumpul.

Apa itu Kalkulator Ligation?

Bagaimana Cara Kerjanya?

Fitur Utama

  • Mendukung baik rasio molar standar maupun kustom.

Bagaimana Cara Menggunakan Kalkulator

  1. Masukkan panjang vektor (bp) dan konsentrasi (ng/μL).
  2. Masukkan panjang insert (bp) dan konsentrasi (ng/μL).

Mengapa Menggunakan Kalkulator Ini?

Cara Menggunakan

Isi kolom input di atas dengan data Anda, lalu hasilnya muncul otomatis tanpa perlu menekan tombol apa pun. Semua perhitungan dilakukan di peramban, jadi data tetap di perangkat Anda.

Kalau hasilnya tidak sesuai harapan, periksa kembali satuan dan format angka yang Anda masukkan.

Rumus yang dipakai sudah baku dan dipakai secara luas di bidangnya masing-masing.

Tidak perlu lagi menghitung pakai kertas dan kalkulator kecil. Masukkan angkanya, hasilnya muncul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa rasio molar vektor terhadap insert yang optimal?

Mengapa dephosphorylation vektor direkomendasikan?

Kondisi ligasi apa yang harus saya gunakan?

  • 16°C selama 4 jam – Kondisi standar untuk T4 DNA ligase.
  • Suhu ruangan selama 15 menit – Cocok untuk Quick Ligase.

Bagaimana saya bisa meningkatkan efisiensi ligasi?

  • Pastikan rasio molar yang benar untuk vektor dan insert.
  • Gunakan DNA ligase dan buffer yang segar.
  • Optimalkan kondisi ligasi (suhu dan durasi).
  • Konfirmasi keberadaan insert melalui elektroforesis gel sebelum ligasi.