Kalkulator Harga Jual
Masukkan modal per unit dan margin keuntungan untuk menentukan harga jual serta besar laba tiap produk.
Hasil
Cara Menggunakan
- Masukkan modal atau HPP per unit produk.
- Isi margin keuntungan yang kamu inginkan dalam persen.
- Harga jual dan laba per unit dihitung otomatis.
- Bandingkan dengan harga pasar agar tetap kompetitif.
Markup dari modal
Cara paling umum menetapkan harga adalah menambahkan persentase keuntungan ke modal. Modal Rp10.000 dengan margin 30 persen menghasilkan harga jual Rp13.000 dan laba Rp3.000 per unit.
Metode ini sederhana dan memastikan tiap penjualan menutup modal serta memberi untung tetap.
Margin markup vs margin penjualan
Perlu dibedakan markup terhadap modal dan margin terhadap harga jual. Markup 30 persen dari modal tidak sama dengan margin 30 persen dari harga jual. Kalkulator ini memakai markup terhadap modal.
Jika target kamu adalah persentase laba terhadap harga jual, angka markup yang dibutuhkan lebih tinggi.
Memperhitungkan biaya lain
Modal sebaiknya mencakup seluruh HPP, bukan sekadar harga beli bahan. Biaya kemasan, ongkos kirim masuk, dan biaya marketplace juga menggerus laba.
Masukkan modal yang sudah lengkap agar laba yang muncul benar-benar mencerminkan keuntungan bersih per unit.
Contoh Harga Jual dari Modal Rp10.000
| Margin | Harga jual | Laba |
|---|---|---|
| 20% | Rp12.000 | Rp2.000 |
| 30% | Rp13.000 | Rp3.000 |
| 50% | Rp15.000 | Rp5.000 |
| 100% | Rp20.000 | Rp10.000 |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana cara menentukan harga jual?
Tambahkan margin keuntungan ke modal atau HPP per unit. Kalkulator ini mengalikan modal dengan satu ditambah persentase margin.
Apa beda markup dan margin?
Markup dihitung terhadap modal, margin dihitung terhadap harga jual. Markup 30 persen tidak sama dengan margin 30 persen.
Berapa margin yang ideal?
Bergantung jenis usaha dan persaingan. Produk cepat laku bisa bermargin tipis, produk khusus bisa lebih tinggi. Pastikan menutup semua biaya.
Apakah ongkos kirim masuk modal?
Sebaiknya ya, bila kamu menanggungnya. Masukkan seluruh biaya ke modal agar laba yang ditampilkan benar-benar bersih.
Kenapa harga jual harus di atas HPP?
Karena harga di bawah HPP berarti rugi tiap transaksi. Harga jual harus menutup seluruh biaya produksi dan memberi laba.
Sumber & Pembaruan
- Konsep penetapan harga (pricing), materi manajemen usaha
Terakhir diperbarui: .