Kalkulator PPh 21 Karyawan
Hitung PPh 21 karyawan dari gaji bruto dan status PTKP, lengkap dengan potongan per bulan dan gaji bersih.
Hasil
Cara Menggunakan
- Isi kolom di atas. Hasil muncul saat kamu mengetik, tanpa perlu menekan tombol.
- Bandingkan dengan tabel di bawah halaman bila kamu ingin angka lain sebagai pembanding.
- Rumus dan faktornya tertulis di halaman ini, jadi hasilnya bisa kamu periksa dan ulang sendiri.
Dua cara menghitung PPh 21 karyawan
Sejak Januari 2024 (PP 58/2023), pemotongan PPh 21 bulanan untuk pegawai tetap memakai Tarif Efektif Rata-rata (TER). Setiap masa Januari sampai November, pajak dihitung sederhana: penghasilan bruto sebulan dikalikan satu tarif efektif sesuai kategori A, B, atau C. Kategori ditentukan oleh status PTKP.
Pada masa pajak terakhir (umumnya Desember), pemberi kerja menghitung ulang pajak setahun dengan tarif progresif Pasal 17 UU PPh. Di tahap inilah biaya jabatan, PTKP, dan tarif berlapis dipakai. Pajak Desember = pajak setahun dikurangi total potongan TER Januari sampai November, sehingga bisa lebih besar, lebih kecil, atau nihil.
Karena itu angka TER bulanan biasanya berbeda dari pajak setahun dibagi dua belas. Keduanya benar, hanya beda tahap. Pilih metode di kalkulator sesuai angka yang kamu cari.
Kategori TER menurut status PTKP
Kategori menentukan tabel tarif efektif mana yang dipakai pada mode TER.
| Kategori | Status PTKP | PTKP setahun |
|---|---|---|
| A | TK/0, TK/1, K/0 | Rp54 juta / Rp58,5 juta |
| B | TK/2, TK/3, K/1, K/2 | Rp63 juta / Rp67,5 juta |
| C | K/3 | Rp72 juta |
Tabel tarif efektif lengkap tiap kategori (sumber: Lampiran PP 58 Tahun 2023):
Tabel TER Kategori A — TK/0, TK/1, K/0
| Penghasilan bruto sebulan | Tarif |
|---|
Tabel TER Kategori B — TK/2, TK/3, K/1, K/2
| Penghasilan bruto sebulan | Tarif |
|---|
Tabel TER Kategori C — K/3
| Penghasilan bruto sebulan | Tarif |
|---|
Lapisan tarif progresif Pasal 17 (penghitungan setahun)
Dipakai pada penghitungan setahun (Desember/SPT), bukan pada potongan bulanan TER. Tarif dikenakan bertingkat, bukan satu tarif untuk seluruh penghasilan.
| Lapisan penghasilan kena pajak setahun | Tarif |
|---|---|
| 0 - 60 juta | 5% |
| 60 juta - 250 juta | 15% |
| 250 juta - 500 juta | 25% |
| 500 juta - 5 miliar | 30% |
| di atas 5 miliar | 35% |
Contoh penghitungan
Mode TER (bulanan). Gaji bruto Rp10.000.000, status TK/0 sehingga masuk kategori A. Penghasilan Rp10.000.000 berada di lapisan tarif 2 persen, jadi potongan sebulan = Rp10.000.000 × 2% = Rp200.000.
Mode Pasal 17 (setahun). Bruto setahun Rp120.000.000 dikurangi biaya jabatan 5 persen (Rp6.000.000) menjadi neto Rp114.000.000, lalu dikurangi PTKP TK/0 (Rp54.000.000) menjadi PKP Rp60.000.000. Lapisan pertama 5 persen menghasilkan pajak setahun Rp3.000.000, atau rata-rata Rp250.000 per bulan.
Biaya jabatan
Biaya jabatan adalah pengurang penghasilan bruto untuk pegawai tetap sebesar 5 persen, dibatasi Rp500.000 per bulan atau Rp6.000.000 per tahun. Kalkulator menghitungnya otomatis pada mode Pasal 17. Pada mode TER biaya jabatan tidak dikurangkan terpisah karena sudah tercermin dalam tarif efektif.
Yang masih membuat hasil berbeda dari slip gaji
Iuran pensiun atau JHT yang kamu bayar sendiri dan sebagian komponen BPJS juga mengurangi dasar pengenaan pajak, dan itu belum dimasukkan di sini. Penghasilan tidak teratur seperti bonus dan THR dikenai penghitungan tersendiri, jadi jangan menjumlahkannya ke gaji bulanan saat memakai kalkulator ini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu PTKP?
PTKP adalah penghasilan tidak kena pajak, batas penghasilan setahun yang tidak dikenai pajak. Besarnya berbeda menurut status: lajang (TK) atau kawin (K) dan jumlah tanggungan, dari Rp54 juta (TK/0) sampai Rp72 juta (K/3). PTKP dikurangkan dari penghasilan neto setahun pada penghitungan Pasal 17.
Apa itu tarif TER dan kenapa potongan bulanan beda dari pajak setahun?
Sejak Januari 2024 sesuai PP 58/2023, potongan PPh 21 bulanan memakai Tarif Efektif Rata-rata (TER): penghasilan bruto sebulan dikali satu tarif efektif sesuai kategori A, B, atau C. Pada masa Desember pajak dihitung ulang setahun dengan tarif progresif Pasal 17, lalu dikurangi total potongan TER Januari sampai November. Karena itu potongan TER bulanan biasanya berbeda dari pajak setahun dibagi dua belas.
Kapan memakai TER dan kapan Pasal 17?
Gunakan mode TER untuk memperkirakan potongan di slip gaji bulan Januari sampai November. Gunakan mode Pasal 17 untuk pajak setahun, yaitu dasar penghitungan ulang di masa Desember dan pengisian SPT Tahunan.
Apa itu biaya jabatan dan apakah sudah dihitung?
Biaya jabatan adalah pengurang penghasilan bruto untuk pegawai tetap sebesar 5 persen, maksimal Rp500.000 per bulan atau Rp6.000.000 per tahun. Kalkulator menghitungnya otomatis pada mode Pasal 17. Pada mode TER biaya jabatan tidak dikurangkan terpisah karena sudah tercermin dalam tarif efektif.
Apakah sudah termasuk BPJS dan iuran pensiun?
Belum. Iuran pensiun atau JHT yang dibayar sendiri dan sebagian komponen BPJS juga mengurangi dasar pengenaan pajak, tetapi belum diperhitungkan di sini. Bonus dan THR dihitung tersendiri, jadi jangan dijumlahkan ke gaji bulanan.
Kenapa tarif Pasal 17 bertingkat?
Sistem progresif berarti tiap lapisan penghasilan kena pajak punya tarif sendiri. Jika PKP setahun Rp100 juta, Rp60 juta pertama dikenai 5 persen dan sisanya 15 persen. Karena itu tarif efektif selalu lebih rendah dari tarif lapisan tertinggi.